“Seribu Wajah” Hokkaido, Destinasi Menawan Wisata ke Jepang

“Seribu Wajah” Hokkaido, Destinasi Menawan Wisata ke Jepang

Ingin liburan atau merencanakan perjalanan wisata ke Jepang ?

Untuk edisi Travelling Asia kali ini Anda mungkin bisa merancang untuk berkunjung ke wilayah Hokkaido yang dikenal memiliki seribu wajah dengan pesona wisatanya yang beragam.

Hokkaido memiliki luas wilayah yang nyaris seluas Korea Selatan. Dengan luasan wilayah tersebut, prefektur (wilayah setingkat provinsi) Hokkaido di Jepang punya segala daya tarik wisata mulai dari pemandangan alam gunung berapi, hutan dan kebun bunga, hingga cerita sejarah, kuliner dan pesona kota untuk berbelanja.

Terbagi Menjadi 4 Wilayah

Seperti diceritakan berdasar sumber harian Sindo, wilayah Hokkaido terbagi menjadi empat wilayah yaitu Hokkaido Tengah, Hokkaido Utara, Hokkaido Timur dan Hokkaido Selatan.

Masing-masing wilayah memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri yang bisa dijadikan sebagai destinasi wisata Anda ketika berkunjung liburan ke Jepang. Ditunjang dengan infrastuktur yang modern, terbukti telah membawa Sapporo (ibukota Hokkaido) menjadi tuan rumah berbagai event, dimulai dari Olimpiade Musim Dingin 1972, Asian Winter Games, dan kini tengah mencalonkan diri sebagai penyelenggara Olimpiade Musim Dingin 2026.

Bagi Anda, sobat traveler, yang ingin merasakan musim dingin dan salju dengan jarak tempuh yang dekat, Hokkaido bisa menjadi pilihan utama. Apalagi transportasinya juga mudah. Ada banyak bandara jika ingin naik pesawat, kereta dan bus untuk menjelajahi seluruh prefektur seluas 83.457 km2 atau 22% dari luas Jepang ini. Hokkaido memiliki jumlah penduduk sekitar lima juta orang yang dikenal cukup ramah bagi turis muslim. Salah satunya dengan tersedianya akomodasi halal, terutama di Sapporo.

Perkiraan Biaya Wisata ke Hokkaido, Jepang

Berdasarkan perkiraan dari Manager International Promotion Section Hokkaido Tourism Organization, kunjungan wisata atau liburan di Hokkaido untuk kisaran enam hari akan menghabiskan biaya sekitar 20 juta rupiah untuk pesawat dan akomodasi. Sedangkan untuk wisata sembilan hari membutuhkan sekitar 30 juta rupiah.

Pelancong sendiri nantinya tinggal memilih akan berkunjung pada musim yang diinginkan. September hingga November adalah saatnya musim gugur. Desember hingga Februari merupakan musim dingin. Maret hingga Mei adalah musim semi, sedangkan Juni hingga Agustus adalah saatnya musim panas. Selain dapat memilih musim yang diinginkan, para travele juga dapat memilih mau berkunjung ke wilayah sebelah mana, apakah utara, selatan, timur atau tengah, karena masing-masing memiliki keistimewaan tersendiri.

Apa Saja Keunikan yang dimiliki masing-masing wilayah tersebut ?

Kita simak pada penjabaran di bawah ini :

  • Hokkaido Utara

Wilayah Hokkaido bagian utara menawarkan pemandangan alam yang indah dan iklim yang sejuk. Cocok untuk Anda yang suka wisata atau liburan dengan nuansa alam.

Obyek wisata yang dapat dikunjungi antara lain Patchwork no Michi yang merupakan wilayah perbukitan dengan pemandangan ladang yang berwarna warni. Di Sarobetsu Genya, ada taman bunga yang masih perawan. Saat awal musim panas hingga musim gugur, terdapat setidaknya 100 jenis bunga yang akan bermekaran dengan beragam warna yang indah.

Pesona bunga-bunga yang bermekaran ini juga dapat dijumpai di pulau Rishiri yang juga dikenal sebagai lokasi pendakian gunung. Di wilayah utara juga terdapat Taman Nasional Diasetsuzan yang merupakan taman nasional terbesar di Jepang.

  • Hokkaido Selatan

Wilayah Hokkaido bagian selatan merupakan daerah yang wajib dikunjungi bagi sobat traveler yang menyukai tema wisata sejarah. Di wilayah ini Anda bisa berkunjung ke Benteng Matsumae yang dibangun pada tahun 1606. Di dalamnya dipamerkan gambar-gambar dan pakaian pada masa Samurai. Dari dek observasi, pengunjung juga dapat melihat pemandangan Selat Tsugaru.

Benteng lainnya ada di Taman Goryokaku. Ini merupakan benteng bergaya Barat pertama di Jepang yang dibangun pada abad ke-19. Bentengnya berbentuk bintang, dan bentuk ini dapat dilihat jika diamati dari menara observasi yang berada di sebelah benteng. Menara ini akan ramai saat musim semi karena pengunjung ingin menyaksikan deretan pohon sakura dari ketinggian.

Sementara itu, pemandangan gunung berapi Komagatake juga akan memberikan kesegaran bagi mata para pelancong. Demikian pula Nabesturu, yaitu batu karang di tengah laut yang tingginya 19,5 meter. Saat malam hari, batu ini disinari lampu-lampu sehingga terlihat semakin menawan.

Pemandangan kota yang indah pada waktu malam hari juga dapat dilihat dari Gunung Hakodate. Pemandangan disini disebut-sebut sebagai salah satu pemandangan malam terindah di dunia.

Bagi traveler yang menyukai suasana pagi dan kesibukannya, dapat menyempatkan diri untuk mampir di Pasar Pagi Hakodate. Disini bisa dijumpai berbagai macam toko yang menjual hasil laut. Pasar dibuka sejak Subuh hingga siang hari.

  • Hokkaido Tengah

Ibu kota Hokkaido yaitu Sapporo, terletak di bagian ini. Wilayah Hokkaido Tengah cocok untuk Anda yang suka wisata kota karena layaknya pusat kota lainnya, para traveler bisa menikmati keindahan kota dan berbelanja disini.

Beberapa tempat wisata yang populer di wilayah ini adalah Gunung Usu, gunung berapi yang masih aktif dan puncaknya bisa ditempuh hanya dengan menaiki kereta gunung. Di puncak gunung, terdapat jalan setapak yang membuat wisatawan dapat melihat-lihat sekitaran kawah/

Dari atas gunung juga bisa dilihat Danau Toya yang merupakan danau dengan kaldera terbesar ketiga di Jepang. Danau ini terbentuk dari hasil erupsi besar yang terjadi sekitar 110.000 tahun lalu. Saat musim panas, pengunjung dapat menjelajahi danau dengan naik kapalpesiar dan berjalan-jalan di pulau yang ada di tengah-tengah danau.

Pemandangan alam menarik lainnya adalah Noboribetsu. Ini adalah tempat bekas letusan kawah dari erupsi 10.000 tahun lalu. Dari sini menyembur berbagai jenis onsen atau sumber air panas yang dialirkan ke hotel dan penginapan di sekitarnya. Di Hokkaido bagian tengah juga bisa dikunjungi Museum Suku Ainu, yaitu suku asli di Hokkaido.

Jika ingin berkunjung ke Sapporo, wisatawan dapat memilih rute ke Bandara Shin-Chitose. Untuk makanan halal, dapat ditemukan di kawasan Sapporo, Asahikawa dan Obihiro. Makanan halal di Hokkaido, Jepang juga terdapat di Bandara Shin-Chitose, Terminal 3F Domestik.

Jika berkunjung ke Sapporo pada musim dingin, ada Festival Salju yang banyak mengundang turis dari berbagai penjuru dunia datang ke kota ini.

  • Hokkaido Timur

Merupakan kawasan yang menyenangkan bagi sobat pecinta wisata petualangan, terutama jika ingin berjumpa dengan banyak hewan liar atau langka. Danau, hutan dan lahan basah merupakan pemandangan utama yang bisa disaksikan di wilayah timur. Ada Danau Shiretoko yang disebut punya alam yang fantastis karena berada di tengah hutan rimba. Di danau ini bisa terlihat beberapa hewan liar seperti beruang cokelat.

Untuk melihat hewan lainnya, bisa datang ke Kiritappu. Ini adalah lahan basah tempat bunga bermekaran yang sering dikunjungi burung pengembara dan bangau mahkota merah. Adapun di Shiretoko, pengunjung bisa melihat lebih banyak hewan karena tempat ini dinobatkan sebagai situs warisan dunia tempat 300 jenis hewan bermukim, seperti elang ekor putih yang langka, rubah hokkaido, dan anjing laut.

Tempat yang kurang lebih sama adalah di Tsurumidai, tempat pengunjung bisa memberi makan hewan-hewan, terutama bangau mahkota merah yang dilindungi.

Selain itu, di Hokkaido Timur juga ada Danau Kussharo yang merupakan danau kaldera terbesar di Jepang. Selain itu ada Danau Akan yang terletak di Taman Nasional Akan.

Nah, bagaimana … sudah menemukan destinasi favorit untuk liburan wisata ke Jepang kali ini ? Anda juga dapat membaca buku Travel Hemat ke Jepang untuk menemukan destinasi menarik lainnya plus tips cara travel hemat ke Jepang.

Semoga bermanfaat dan selamat liburan ke Jepang ūüôā

www.KampungTraveler.com

sumber artikel : harian Koran Sindo, edisi Jumat 6 Oktober 2017

sumber gambar : en.visit-hokkaido.jp, env.go.jp, japantimes.co.jp, jnto.go.jp, tripadvisor.co.uk

Menemukan Kehangatan Di Tengah Dinginnya Korea Selatan

Menemukan Kehangatan Di Tengah Dinginnya Korea Selatan

Ntah sudah berapa kali penulis mengunjungi kota ini. Seoul: Ibu Kota Korea Selatan.

Baik untuk kunjungan singkat (hanya beberapa jam saja sampai beberapa hari), ataupun  juga untuk kunjungan yang cukup lama (lebih dari sebulan).

Seoul adalah sebuah kota yang maju dan terbangun dengan sangat baik namun tetap hangat dan ramah untuk para pengunjungnya.

Penulis mengingat waktu pertama kali mengunjungi kota ini. Hanya datang berbekal alamat homestay yang sudah dibook melalui sebuah situs pemesanan hotel. Cukup sulit menemukan alamat homestay tersebut saat itu  sehingga terpaksa penulis bertanya pada seorang polisi yang tengah duduk-duduk di depan kantornya yang terletak di sebuah gang kecil di daerah Dongdaemun.  Karena tidak cukup cakap berbahasa inggris, spontan si petugas polisi mengumpulkan rekan-rekannya yang saat itu juga sedang ada di kantor. Mereka mengerubungi kertas kecil bertuliskan alamat homestay tersebut. Dan tidak beberapa lama salah seorang dari mereka mengambil mobil patroli, mempersilakan saya masuk ke mobil dan mengantarkan saya sampai tempat tujuan.

Itulah kesan pertama penulis tentang Korea. Korea yang dingin namun penuh dengan kehangatan. Tidak jauh berbeda dengan kehangatan yang mereka tampilkan dalam film-film drama korea.

Dan sejak saat itu, Seoul seolah menjadi taman bermain buat penulis. Dan bukan hanya Seoul karena penulis  cukup beruntung untuk dapat berkunjung dan menyelami kehidupan di kota-kota lain di Korea Selatan seperti Busan, Daejeon, Gumi, Seosan, Gapyeong, Sokcho, Ansan dan banyak lagi.  Dan setiap kota dan sudutnya menyimpan berjuta cerita.